Assalamualaikum Baraya Selamat datang kembali di guru gembul channel kemarin lalu itu waktu saya”keliling dunia”
- ke Amerika Serikat
- ke Kanada
- ke India ke
- Afrika Selatan
- dan ke tempat-tempat kebohongan yang lain.
PINJOL
.
Saya menemukan bahwa di sana juga ternyata ada pinjol (pinjaman online). Tetapi nampaknya pinjaman online di sana tidak semengerikan di Indonesia. Pinjol di Indonesia itu menghasilkan dampak sosial yang sangat mengerikan. Ini luar biasa. Kan sama-sama ada pinjol, tetapi kenapa hanya di Indonesia saja yang menghasilkan kasus bunuh diri yang meningkat?
- Pinjol itu kemudian menyebabkan ada orang yang menipu temannya
- Pinjol menyebabkan ada orang yang merampok
- ada orang yang membegal
- ada orang yang mencuri
- dan lain sebagainya.
Jadi pinjol itu meningkatkan kriminalitas di Indonesia kenapa bisa seperti itu? karena pinjol itu bunganya gila. Yang legal saja yang oleh pemerintah disahkan dan pemerintah ikut ambil pajaknya saja, itu bisa sampai 300% setahun. Itu yang legal yang ilegal Uh jauh lebih mengerikan lagi. Ada misalnya yang sampai 10% sehari, itu pinjol apa, apa..? gitu.
Tetapi ya itu, pemerintah kita ternyata memang gagal untuk bisa mengatasi masalah yang bikin meresahkan masyarakat. Cuman pertanyaannya adalah
Kenapa masyarakat resah kalau mereka sendiri adalah penggunanya?
Bisnis PINJOL
.
Di Indonesia pinjol itu adalah salah satu bisnis yang menggiurkan karena orang yang mau menjadi nasabah dari tahun ke tahun naik terus. Jadi walaupun
- kasus bunuh dirinya semakin tinggi,
- kasus kriminalitas menjadi semakin tinggi,
tetapi pinjol juga menjadi semakin tinggi. Dan uniknya ada beberapa data yang sangat lucu yang bisa kita simak di sini.
Pertama misalkan ya, nominal yang dipinjam oleh orang Indonesia untuk pinjual itu di tahun kemarin Tahun 2023 itu sampai mencapai Rp50 triliun. Gila 50 triliun itu ternyata kebanyakan atau bahkan sebagian besar dari orang-orang yang pinjam itu adalah kalangan miskin dan menengah. Dan profesi paling banyak di sana itu sekitar 40 sampai 50% itu adalah guru. wow kenapa bisa seperti itu?
Pinjol dan bersenang-senang
.
Dan ada beberapa fakta yang lebih miris lagi lebih ironi lagi, di antaranya adalah bahwa kebanyakan orang yang meminjam itu tidak digunakan untuk produksi untuk beli aset misalkan, atau untuk investasi dan sebagainya tetapi
- untuk konsumsi
- untuk kebutuhan sehari hari
- untuk bersenang-senang
- atau bahkan untuk menutup pinjaman online yang lain
Dan ini misalkan terlihat dari ketika ada di Indonesia momen2 besar, kayak sekarang mau lebaran gitu ya kemudian ada konser kemudian ada ya yang untuk bersenang-senang semacam itu pinjol itu naik drastis.
Jadi artinya Apa? artinya orang Indonesia kalau mau ke tukang pinjol itu untuk bersenang-senang. Nah jadi dalam hal ini saya mau nyalahin tukang pinjolnya juga. Ya harus itu kalau misalkan ada, Ayo kita gebukin ramai-ramai gitu yang ilegalnya gitu yang apa segala rupanya gitu.
Tapi kalau misalkan dipertanyakan lagi ya mereka ada tuh karena ada konsumennya. Dan orang Indonesia itu konsumsi banget sama yang kayak gitu pinjol-pinjol rajin banget untuk minjam ke orang gitu.
Nah kenapa seperti itu? di episode ini kita tidak akan marah-marah kepada si tukang pinjolnya, karena ngomongin uang kemarin sudah bisa menjelaskan dengan sangat baik dan komprehensif terkait dengan hal itu.
Sekarang kita akan marah-marah pada nasabahnya sendiri, kenapa sih masyarakat Indonesia begitu gemar pada pinjol? bahkan ketika mereka sudah tahu dampak yang sangat buruk itu.
Simak videonya, yuk kita bahas satu hal yang harus dikoreksi dari mental dan kebudayaan masyarakat Indonesia.
HIPOKRIT
.
Terkait dengan uang itu adalah bahwa mereka bersifat hipokrit terhadap uang. Kemakmuran kekayaan dan semacam itu, gitu. Jadi di satu sisi mereka membutuhkannya, tetapi di sisi lain mereka mencoba untuk menjadi sok sok an spiritualis, dengan mengatakan bahwa untuk apa sih uang banyak-banyak? toh yang paling penting bagi hidup kita adalah bersyukur, orang yang paling kaya itu bukan orang yang paling banyak uangnya, tetapi yang paling bersyukur.
Jadi dalil-dalil, cerita-cerita itu bukan digunakan dengan kesadaran mereka, tetapi digunakan untuk menutupi kemalasan mereka, gitu.
Malas
.
Jadi ketika mereka malas kemudian ditanya kenapa lu enggak kerja? ya ngapain sih, Dah harta mah enggak akan dibawa mati. Kita mah santai aja, gitu ya
Kemudian kita juga seringkali masyarakat kita itu melihat bahwa orang-orang kaya itu adalah orang-orang yang jahat.
Mentang-mentang udah kaya.
Tapi kalau misalkan pas menjelang lebaran minta THRR-NYA sama orang-orang kaya itu, gitu. Jadi ada kehipokritan di sini, gitu.
Dan kehipokritan ini juga sangat nampak ketika kita itu selalu menjadikan orang paling kaya sebagai vilian utama dalam imajinasi kita, gitu.
Makanya orang Indonesia itu sangat-sangat gemar pada berkonspirasi, kalau penjahatnya itu adalah elit Global, si orang paling kaya itu. Dan khususnya di zaman dulu, misalkan ya.. ketika di zaman dulu orang paling kaya di dunia itu adalah ROCKEFELLER.
10 tahun dari saat itu muncullah narasi di Indonesia bahwa elit global itu dipimpin oleh keluarga ROCKEFELLERER kemudian ketika sebelumnya itu yang paling kaya itu adalah keluarga RosChild maka orang Indonesia langsung menegaskan bahwa elite global itu dipimpin oleh keluarga rothchild yang Yahudi, yang sangat jahat itu.
Kemarin ya ketika orang paling kaya di di dunia itu namanya adalah Bill Gates, maka kita langsung menjadikan dia itu bahan cercaan bahwa dia itu adalah elit Global yang menguasai nyamuk walbaa yang akhirnya mengurangi populasi manusia yang begitu-begitu.
Jadi setiap orang-orang kaya di seluruh dunia itu pasti langsung sama masyarakat kita itu dijadikan sebagai Vilian utama dalam fantasinya, karena mereka menganggap bahwa orang kaya pasti jahat. Mereka tidak tahu bahwa misalkan Bill Gates itu 90% kekayaannya itu digunakan untuk amal, dan dia menjadi penyumbang terbesar di dunia saat ini.
Kita enggak peduli itu dan kita enggak iri itu karena apa Karena kita tuh selalu berpikir bahwa orang kaya itu pasti jahat gitu bahwa orang kaya itu bisa melakukan segala sesuatu gitu tetapi di sisi lain kita berusaha untuk menutupi kenyataan bahwa kita tuh butuh kekayaan gitu nah masalah hipokrit inilah yang yang akhirnya membuat masyarakat kita itu mengalami kegamangan dalam masalah ekonomi gitu masalah keuangan misalkan gini Baraya orang yang mengatakan bahwa hidup itu yang penting mah ngalir aja enggak usah nyari harta kekayaan dan sebagainya Itu adalah orang yang korupsi jadi orang korupsi dia ngambil uang nyolong uang dia menghalalkan segala cara untuk dapat uang tetapi ketika dia ditanya dia akan mengatakan bahwa ya dah hidup mah gini aja yang penting mah bersyukur gitu orang yang terjerat pinjol itu kebanyakan justru adalah orang yang mengatakan bahwa ya ngapain Kita susah-susah cari nafkah tau bagaimanapun rezeki mah enggak akan tertukar gitu udah kita mah bekerja sesuai dengan apa yang bisa bisa kita lakukan saja dan rezeki mah sudah ada yang ngatur nah orang yang kejebak pinjol adalah orang yang mengatakan seperti itu gitu ya karena apa ya Sekali lagi kita itu mengalami kegamangan dalam uang gitu kita tuh menganggap bahwa uang kekayaan kemakmuran itu adalah sesuatu yang akan mengganggu spiritualisme kita gitu walaupun kita sendiri tidak spiritual gitu atau misalkan ada orang-orang yang dengan sangat remeh-temehnya kemudian mengatakan kalau kaya nanti hisabnya di akhirat menjadi lebih berat makanya hidup mah apa adanya aja segini dan orang-orang yang melakukan seperti itu adalah orang yang suka nipu kalau berkesempatan adalah orang-orang yang enggak mau bayar uang enggak mau bayar utang walaupun ditagih gitu Nah jadi di satu sisi dia menipu demi uang menghalalkan segala cara demi uang tetapi di sisi lain dia mengatakan bahwa udahlah ada uang mah enggak usah dicari nanti takut di akhiratnya dapat hisab dan sebagainya ada kehipokritan yang semacamitu gara-gara apa ya itu masyarakat kita masyarakat kita itu adalah masyarakat yang dulu dibesarkan oleh feodalisme yang menganggap bahwa yang paling penting bukanlah uang tetapi sekarang diperkenalkan bahwa uang itu bisa digunakan untuk menukar apapun.
Nah karena itu maka kegamangan-kegamangan itu muncul gitu kemarin e teman dari temannya teman saya itu korupsi Dana Desa ee si Dana Desa itu digunakan untuk bikin properti dirinya gitu nah Nah kenapa bisa seperti itu pas dia langsung di ini ada pemeriksaan dia kaget takut panik Waduh gimana Apa yang harus saya lakukan ini dia kebingungan seperti itu Nah kenapa bisa seperti itu karena dia tuh hari-hari yang sebelum-sebelumnya itu mengatakan bahwa ya dah uang mah bisa dicariah enggak susah yang paling penting mah kita fokus pada keimanan kita kebajikan kita apa kita dah kalau misalkan uang mah kalau misalkan kitanya sudah baik pasti akan dikasih sama Tuhan nah orang yang mengatakan seperti itu justru adalah orang yang sekarang sedang ketakutan karena akan ada pemeriksaan Ya begitulah cara kita menilai dan memperlakukan uang gitu tapi di sini
Saya ingin melakukan beberapa koreksi gitu kepada beberapa bagian dari masyarakat kita ketika banyak di antara mereka misalkan yang mengatakan bahwa uang mah tidak akan dibawa mati dalam Islam uang itu dibawa mati Bera jadi ini adalah sesuatu yang sangat Ironi di satu sisi kita itu adalah orang yang sangat meremehkan nilai-nilai uang tetapi di sisi lain Mayoritas penduduk di Indonesia justru adalah muslim padahal muslim itu sebenarnya adalah orang-orang yang dituntut untuk memanfaatkan uang sebesar-besarnya karena ada doktrin bahwa uang itu dibawa mati uang tu enggak di bukannya enggak dibawa mati dalam Islam uang itu dibawa mati karena Tergantung apa penggunaannya untuk apa gitu jadi misalkan ya Ada saya punya uang r100.000 maka saya gunakan itu untuk menyumbang kepada masjid yang sama masjid digunakan untuk membeli 10 batang
maka selama Masjid itu ada dan orang-orang salat di sana maka pahalanya mengalir terus pada saya Walaupun saya sudah mati itu doktrin Islam kalau saya misalkan punya uang 100 juta kemudian saya gunakan itu untuk ee bikin sebuah diskotik dan kemudian saya mati maka uang ee dosa dari orang-orang yang aneh melakukan hal-hal yang aneh di dalam Diskotik itu akan mengalir pada diri Saya bahkan ketika saya sudah mati itu doktrin Islam Jadi dalam Islam Islam itu justru uang itu dibawa mati karena setiap pemanfaatan uang yang kita gunakan itu pertanggungjawabannya akan mengalir terus bahkan ketika kita sudah mati jadi siapa Ustaz siapa ulama yang tiba-tiba ngomong nyeletuk bahwa uang itu enggak dibawa mati Apakah itu ajaran Islam bukan itu bukan ajaran islam tetapi yang tadi itu itu adalah cara masyarakat Indonesia yang salah dalam menilai dan memperlakukan uang di satu sisi mereka menganggap bahwa uang itu
akan menjauhkan diri dari spiritualisme mereka akan menjauhkan diri dari kesabaran mereka dan sebagainya tetapi di sisi lain Mereka membutuhkannya kegalauan kebingungan itu menghasilkan hipokrit menghasilkan kemunafikan dalam memperlakukan uang gitu Kan masalahnya di situ atau ada juga orang yang mengatakan bahwa iya ada uang mah enggak bisa membeli kebahagiaan gitu Ini kan prinsip yang ngacau gitu Sejak kapan uang bisa digunakan untuk membeli kebahagiaan sehingga mereka harus menyangkalnya gitu uang itu bukan digunakan untuk membeli kebahagiaan uang itu memberikan kita banyak pilihan Jadi kalau misalkan Saya punya uang r0.000 Saya mungkin hanya akan datang ke warteg Tetapi kalau misalkan Saya punya 100 juta maka saya bisa makan di restoran manapun yang saya
suka termasuk saya bisa memberi makan kepada ratusan orang yang ada di situ untuk makan di warteg atau di warung Padang gitu jadi uang itu bukan memberikan kita kebahagiaan tetapi memberikan kita banyak pilihan dan dari Banyaknya pilihan itu ada di antaranya yang memberikan kita kebahagiaan uang itu bisa membuat kita menderita bisa bisa digunakan untuk membeli penderitaan itu bisa tetapi untuk ee memilih sesuatu yang memberikan kita kebahagiaan itu juga bisa jadi jangan pernah disangkal uang mah enggak akan bisa ngasih kebahagiaan buat kita ya emang enggak usah disangkal itu mah karena ya itu mah benar-benar ada ada lebih banyak pilihan gitu kan yang paling pentingnya uang itu memberikan kepada kita lebih banyak opsi
pilihan untuk hidup misalkan Baraya cuman punya duit r.000 ingin membahagiakan orang tua bagaimana dengan 20.000 itu barayya enggak punya banyak pilihan tapi kalau Baraya misalkan punya 200 Miliar untuk membahagiakan orang tua Baraya punya banyak sekali pilihan untuk melakukan ini itu jadi uang itu digunakan untuk ee memberikan kepada kita lebih banyak opsi itu garis bawahi di situ tapi intinya begini Baraya kalau misalkan Baraya terus-terusan gagal paham tentang uang tentang nilai dan yang semacam itu Itulah yang pada akhirnya membawa kita kepada kemunafikan-kemunafikan di mana kita butuh uang tetapi di sisi lain kita mencibirnya sebagai salah satu yang akan merusak iman jangan seperti itu uang itu tidak bisa memberikan apapun yang bisa itu adalah bagaimana cara kita mengelolanya Bagaimana cara kita membelanjakannya untuk apa ia kita gunakan kan begitu yang harusnya disalahkan itu bukan seberapa banyak uang yang kita miliki tetapi untuk apa uang itu kita gunakan mindset berpikirnya ubah jadi mulai dari sekarang please please please please jangan pernah melihat uang dalam kacamata yang negatif
Jangan pernah melihat uang sebagai sesuatu yang buruk karena baik dan buruknya uang bukan tergantung pada uangnya tetapi tentang bagaimana cara kita menggunakannya Terima kasih karena sudah menyimak saya guru Gembul ganteng asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Komentar
Posting Komentar