Langsung ke konten utama

Pendidikan Anak Sejak Dini - dr Ryu Hasan


Mental Aritmatika
.

Di tahun 90an akhir atau awal 2000an itu, ada les "mental aritmatika", anaknya dilesin semua. Lha Kamu itu pingin anakmu jadi kalkulator atau gimana sih?  Sehebat-hebatnya anak itu bisa ngitung, masih kalah cepet sama kalkulator penjual tahu. Lho ngapain? daripada gitu, ya bekali aja anakmu dengan kalkulator. 

Terus ada lagi "super brain" anak diajari ngapalin. Lha kenapa sih? gak gitu lah. Memangnya anakmu jadi HPU? kan gak demikian kan? Anakmu jadi HPU, ibukota ini dimana, ini dimana?  lho ngapain? gitu lho, wong nanti kerjanya di bank, gak perlu ngafalin HPU, ngapain? 

Raja Singosari pertama, lho gak penting. Gak penting banget gitu lho, Raja Singosari yang terkenal, ngapain? dihafalin? Nanti kerjanya di Bank, jadi teller Bank. 

In the late 90s or early 2000s, there was mental arithmetic tutoring. Parents were flocking to enroll their kids. Do you really want your child to become a calculator or something? As quickly as the child can calculate, they will still be slower than a tofu-seller's calculator. Why make things so complicated? It would be better to just equip your child with a calculator. Isn't that right? Shouldn't it be that way?

And then there's 'Super Brain' tutor, where kids were trained to memorize. Why? Why is it like that? Do you want your child to be a walking encyclopedia? I don't think so. You want your child to be a walking encyclopedia..  like could answer,
What's the capital of this country?
Where is this?'
Why bother, doing like that?

They're going to work in a bank, so they won't need to memorize the entire encyclopedia. Who was the first king of Singosari? that's "not important" for bank employee. It is actually not important for a bank teller to remember. Who is the famous King of Singosari? why too much memorize something like that? The job will be at a bank, as a Bank Teller (for example).

Cuplikan Video bisa kalian saksikan disini, temen2

 

Otak Tengah
.

Terus kemudian tahun 2009, ada "aktivasi otak tengah". Pada ikut semua, "matanya ditutup, melihat dengan mata batin". Loh heh, yang melihat itu mata, ini kok malah ditutup? ini gimana sih?

Ini itu yang genit orang tuanya, ingin anaknya pinter (secara instan). Bisa matematika itu fine... itu bagus. Tapi kalau gak bisa juga gak papa. (Ada kecerdasan lain), lho iyooo... Dulu kalau saya itu masuk kedokteran, di tahun 1980 itu, saya harus bisa kalkulus. Kenapa? lha kalau saya gak bisa kalkulus, saya kan gak bisa masuk IPA. Sementara di kedokteran diperlukan anak2 masuk IPA. 

Masuk kedokteran di tahun 1980, proyek perintis itu, soalnya itu ada soal kalkulus. Kalau saya gak bisa ngerjain, saya gak bakal diterima. Tapi begitu saya masuk kedokteran hari pertama, kalkulus gak dipakai. Lha apa gunanya kemarin saya belajar kalkulus untuk (masuk) kedokteran? Saya pernah protes gitu, malah dikeluarin dari kelas. Memang saya suka protes itu, dari kecil itu dikeluarin guru berkali2, gara2 protes.

Then in 2009s, there was an "midbrain activation". Many people also joined, "their eyes were closed, seeing with the inner eye". Hey you, why are your eyes closed? Even though we should see things using our eyes? How come it's like this?

I think it's their parents who have a "coquettish behavior". They want their child to be smart (instantly). Being good at math is fine... it's good. But it's okay if they can't do it. (There is another kind of intelligence), Yeah Exactly.  

In 1980, applied to medical school, We had to be good at calculus. Why? Because If I'm not good at calculus, then I can't enter the science program, in the senior high school. We need to be in the science program, to get into "medical school". Getting into "medical school" in 1980 Perintis Project, to pass the test, we have to be good at calculus. If I can't solve the test, I won't be accepted in "medical school". But when I finally got into medical school on the first day, Surprisingly, no calculus. Then what is the purpose of studying calculus in preparation for medical school?" I protested about it and as a consequence, I was dismissed from the class. Indeed, I like to protest. I'm often kicked out of class by the teacher because of protesting too much.

Cuplikan Video bisa kalian saksikan disini, temen2

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Banjirnya Ilmu Pengetahuan | Catatan Guru Gembul

  Disklaimer Ini adalah transkrip dari youtube perbincangan Helmi Yahya dengan Guru Gembul. Jadi kalau mau melihat lebih lengkap, bisa langsung saja ke sumber perbincanganya.    Zaman Media . Sekarang itu zaman media. Jadi kalau misalnya (ada pertanyaan) Pengetahuanya darimana? Itu sebenarnya pertanyaan kurang relevan untuk zaman sekarang. Karena kita (untuk) mengetahui / akses untuk mendapatkan informasi itu banyak sekali kan? (Untuk Zaman) Sekarang pertanyaan yang paling utama BUKAN Darimana kalian mendapatkan Pengetahuan?  Tetapi darimana? (kita mengetahui bahwa) Pengetahuan itu BENAR, Pengetahuan itu bisa DIVERIFIKASI.   Kurasi menjadi penting?  kegiatan mengelola benda-benda dalam ekshibisi di museum atau galeri Iya itu penting. Kan kalau misalkan dalam metodologi ilmu itu, setelah kita mengumpulkan sebanyak mungkin sumber, kita mampu mengkritik sumber itu. Nah kita sekarang, di zaman digital, di zaman cyber, di zaman yang entah namanya apa ini? yang ...

Nama - Nama Islami | Catatan Guru Gembul 255

    Nama itu tidak hanya menunjukkan cita2 orang tua, kepada anak2 yang diberinya nama. Tetapi nama itu adalah bagian dari unsur kebudayaan, yang bisa membuat kita meneropong, apa yang terjadi pada masyarakat itu. Apakah itu sintesis antar unsur2 kebudayaan, apakah bahkan mungkin agresi kebudayaan lain pada masyarakat setempat.     Joel C Kuipers Telah mengumpulkan 3.7juta nama dalam satu abad di Indonesia yang menjadi bukti adanya pergeseran nama JAWA merosot, tajam tergantikan nama2 arab, atau campuran ARAB   Sejak kemunculan pertama kalinya, masyarakat arab itu sudah menghadapi masalah yang sangat pelik. Yaitu mana yang merupakan budaya arab, dan mana yang merupakan nilai2 dasar islam. Pemisahan ini memang faktanya sulit untuk dilakukan, karena memang faktanya islam berkembang dan lahir di tradisi arab jahiliyah, pada waktu itu . Dan bagaimanapun ada unsur2 budaya arab yang bisa masuk ke nilai2 islam. Nah tetapi pemisahan antara nilai islam dan budaya ar...