Langsung ke konten utama

Sistem "Politik" Khilafah | Islah Bahrawi


Saya tidak bisa memahami, mengapa FX menganggap bahwa KHILAFAH itu adalah ajaran islam. Saya kira FX harus belajar sejarah soal ini. Coba bayangkan, setelah Nabi Muhammad wafat, bahkan jenazahnya belum dimakamkan, konflik antara kaum muhajirin dan anshor sudah terjadi. Karena mereka berdebat siapa pengganti Nabi? Ini adalah bukti, Nabi Muhammad tidak mewariskan sistem politik. Siapa pengganti kanjeng Nabi setelah beliau wafat? Nabi tidak pernah mewariskan itu. 

Bukti sejarah mengatakan, Sayyidinaa Abu Bakar dijadikan sebagai penerus Nabi. Apa yang terjadi? Sa'ad bin Ubadah tidak mau  berbai'at kepada kepemimpinan Sayyidinaa Abu Bakar. Di dalam kitab Al Thobaqot Al Katsir, Muhammad Ibnu Sa'ad  menuliskan bahwa pada saat itu Sa'ad bin Ubadah pergi dari Madinah dan pindah ke Suriah. Penggantinya kemudian Sayyidinaa Umar dibunuh, katakanlah dibunuh oleh seorang Majusi. Setelah itu penggantinya Sayyidinaa Utsman juga dibunuh. Oleh siapa? setidaknya, menurut kitab Tarikh Ath Thobari...yang membunuh Sayyidinaa Utsman itu adalah juga orang2 islam. Orang2 yang juga hidup pada zaman kanjeng Nabi juga masih hidup. Secara tega membunuh Sayyidinaa Utsman, yang merupakan Sahabat terdekat Nabi Muhammad. 

 

Setelah itu apa lagi? pembunuhan terhadap Sayyidinaa Hasan, Sayyidinaa Husein, Sayyidinaa ALi, lalu terjadi perang Jamal, perang Shiffin, sesama orang yang beriman kepada Nabi Muhammad dan beriman kepada Alloh Subhanhu wa ta'ala. Manusia dijadikan kholifah di muka bumi? iya jelas di dalam Al Quran. Tapi jangan kemudian diolah kemudian ada sistem politik yang bernama khilafah.  Belum kita berbicara tentang kekejaman2 khilafah di masa bani umayyah, bani abbasiyah, utsmaniyah, bani umayyah di eropa. Kakak membunuh adiknya, adiknya membunuh kakaknya. Belum kita berbicara tentang perang antara bani Abbasiyah dan Bani Umayyah. Yang dinamakan dengan perang Zabb, yang terjadi dipinggiran sungai Zabb, itu perang sesama umat islam. Hanya memperebutkan dinasti, tuduhan Abbasiyah pada waktu itu adalah dinasti Umayyah banyak melakukan korupsi. Dinasti Umayyah bukan keturunan asli Nabi Muhammad. Pada saat inilah banyak munculnya hadits2 palsu tentang keturunan Nabi Muhammad. 

Lalu ada orang2 modern, yang kemudian kecewa dengan kekuatan2 politik di arab, yang mengatakan bahwa khilafah ini adalah ajaran islam. Darimana? jangan kerdilkan islam seolah2 islam mewariskan sistem politik yang penuh darah itu. Penuh dengan pembunuhan, penuh dengan penyelewengan, baik terhadap syari'at maupun hakikat. Ini sistem politik biasa, ini bikinan manusia. Jangan kerdilkan Tuhan, seolah2 Tuhan itu menganjurkan suatu sistem politik, yang pada akhirnya berlumur darah. Jangan kerdilkan semua anjuran2 kanjeng Nabi kepada Umatnya. Seolah kanjeng Nabi mewariskan sistem politik yang pada akhirnya justru membuat sahabat2 terbaiknya terbunuh. Kalau memang khilafah ini anjuran islam, semua negara islam akan memakai sistem ini. Tidak ada satupun hari ini dengan negara mayoritas populasi muslim, yang menggunakan sistem politik ini. Karena mereka tahu dan mereka sudah selesai dengan semua itu. 

Kita sekarang ini di Indonesia yang penuh dengan orang2 yang baru meleng agama, lalu kemudian mau dibodoh2i oleh anjuran politik dari arab, yang sebenarnya sudah tergusur sejak lama. Kalau anda mengatakan khilafah adalah ajaran islam, mana aturan2nya? Sedang Nabi Muhammad saja tidak membuat aturan2 tentang kekuasaan politik. Jadi tolong seluruh umat islam di Indonesia, jangan mau dibodoh2 i oleh hizbut tahrir, seolah2 kepentingan kekuasaan mereka itu dilegalisir oleh agama. Jangan mau dibodoh2 i oleh postulat politik, yang datang dari arab, sementara dari arab sendiri tidak ada yang mau pakai. Nah islam memang dirancang untuk menguasai spiritual, bukan kekuasaan teritorial. Dimanapun anda berada, di gunung, di hutan, di lautan, silahkan memeluk islam. Karena islam adalah rahmat bagi seluruh alam semesta. 


Temen2 bisa tonton Videonya disini ya...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Banjirnya Ilmu Pengetahuan | Catatan Guru Gembul

  Disklaimer Ini adalah transkrip dari youtube perbincangan Helmi Yahya dengan Guru Gembul. Jadi kalau mau melihat lebih lengkap, bisa langsung saja ke sumber perbincanganya.    Zaman Media . Sekarang itu zaman media. Jadi kalau misalnya (ada pertanyaan) Pengetahuanya darimana? Itu sebenarnya pertanyaan kurang relevan untuk zaman sekarang. Karena kita (untuk) mengetahui / akses untuk mendapatkan informasi itu banyak sekali kan? (Untuk Zaman) Sekarang pertanyaan yang paling utama BUKAN Darimana kalian mendapatkan Pengetahuan?  Tetapi darimana? (kita mengetahui bahwa) Pengetahuan itu BENAR, Pengetahuan itu bisa DIVERIFIKASI.   Kurasi menjadi penting?  kegiatan mengelola benda-benda dalam ekshibisi di museum atau galeri Iya itu penting. Kan kalau misalkan dalam metodologi ilmu itu, setelah kita mengumpulkan sebanyak mungkin sumber, kita mampu mengkritik sumber itu. Nah kita sekarang, di zaman digital, di zaman cyber, di zaman yang entah namanya apa ini? yang ...

Pendidikan Anak Sejak Dini - dr Ryu Hasan

Mental Aritmatika . Di tahun 90an akhir atau awal 2000an itu, ada les "mental aritmatika", anaknya dilesin semua. Lha Kamu itu pingin anakmu jadi kalkulator atau gimana sih?  Sehebat-hebatnya anak itu bisa ngitung, masih kalah cepet sama kalkulator penjual tahu. Lho ngapain? daripada gitu, ya bekali aja anakmu dengan kalkulator.  Terus ada lagi "super brain" anak diajari ngapalin. Lha kenapa sih? gak gitu lah. Memangnya anakmu jadi HPU? kan gak demikian kan? Anakmu jadi HPU, ibukota ini dimana, ini dimana?  lho ngapain? gitu lho, wong nanti kerjanya di bank, gak perlu ngafalin HPU, ngapain?  Raja Singosari pertama, lho gak penting. Gak penting banget gitu lho, Raja Singosari yang terkenal, ngapain? dihafalin? Nanti kerjanya di Bank, jadi teller Bank.  In the late 90s or early 2000s, there was mental arithmetic tutoring. Parents were flocking to enroll their kids. Do you really want your child to become a calculator or something? As quickly as the child can calc...

Nama - Nama Islami | Catatan Guru Gembul 255

    Nama itu tidak hanya menunjukkan cita2 orang tua, kepada anak2 yang diberinya nama. Tetapi nama itu adalah bagian dari unsur kebudayaan, yang bisa membuat kita meneropong, apa yang terjadi pada masyarakat itu. Apakah itu sintesis antar unsur2 kebudayaan, apakah bahkan mungkin agresi kebudayaan lain pada masyarakat setempat.     Joel C Kuipers Telah mengumpulkan 3.7juta nama dalam satu abad di Indonesia yang menjadi bukti adanya pergeseran nama JAWA merosot, tajam tergantikan nama2 arab, atau campuran ARAB   Sejak kemunculan pertama kalinya, masyarakat arab itu sudah menghadapi masalah yang sangat pelik. Yaitu mana yang merupakan budaya arab, dan mana yang merupakan nilai2 dasar islam. Pemisahan ini memang faktanya sulit untuk dilakukan, karena memang faktanya islam berkembang dan lahir di tradisi arab jahiliyah, pada waktu itu . Dan bagaimanapun ada unsur2 budaya arab yang bisa masuk ke nilai2 islam. Nah tetapi pemisahan antara nilai islam dan budaya ar...