Sampeyan tak critani, niki kisah nyata, kulo nduwe konco khusyu' e rakaruan. Lek ono wong ora sholat, gietinge ra karuan. Islam opo.. islam ra gelem sholat, ngene... Suatu saat ndekne iku uripe ra karu2an pindah ning irian jaya. Ning daerah mayoritas kristen. Bareng kenalan jenenge kabeh martunis, pokok e kristen2. Suatu saat kenalan mbek wong, jenenge sinten? Abdulloh. Alhamdulillah, padahal wonge yo ora sholat. Mergo butuh tenan, butuhe ketemu islam. Ra sholat (lak lah) sing penting islam. Lah iyo, lak hukume wong ternyata, ada ruang dan waktu. Nah saiki sampeyan mulai mikir, nak saiki sampeyan ning jowo ono wong islam gak sholat, oke kita geting atas nama fitrah agama. Sama wong minum yo geting, tapi sebagian geting kito memang masalah kondisi. Buktine hal yang sama kowe ketemu wong islam ra sholat, nak kowe ning irian jaya utowo ning timor leste, kowe seneng. Piro2 ketemu podo islame, senanto ora nopo? ora sholat.
Disklaimer Ini adalah transkrip dari youtube perbincangan Helmi Yahya dengan Guru Gembul. Jadi kalau mau melihat lebih lengkap, bisa langsung saja ke sumber perbincanganya. Zaman Media . Sekarang itu zaman media. Jadi kalau misalnya (ada pertanyaan) Pengetahuanya darimana? Itu sebenarnya pertanyaan kurang relevan untuk zaman sekarang. Karena kita (untuk) mengetahui / akses untuk mendapatkan informasi itu banyak sekali kan? (Untuk Zaman) Sekarang pertanyaan yang paling utama BUKAN Darimana kalian mendapatkan Pengetahuan? Tetapi darimana? (kita mengetahui bahwa) Pengetahuan itu BENAR, Pengetahuan itu bisa DIVERIFIKASI. Kurasi menjadi penting? kegiatan mengelola benda-benda dalam ekshibisi di museum atau galeri Iya itu penting. Kan kalau misalkan dalam metodologi ilmu itu, setelah kita mengumpulkan sebanyak mungkin sumber, kita mampu mengkritik sumber itu. Nah kita sekarang, di zaman digital, di zaman cyber, di zaman yang entah namanya apa ini? yang ...
Komentar
Posting Komentar